Pengaruh Merger Dan Literasi Keuangan Syariah Terhadap Keputusan Menjadi Nasabah Bank Syariah Indonesia (Studi Kasus Pada Masyarakat Lombok Tengah)
DOI:
https://doi.org/10.1234/alilm.v6i2.127Keywords:
Kata Kunci : Merger, Literasi Keuangan Syariah; Minat Bank SyariahAbstract
Dunia perbankan saat ini sangat mendominasi pertumbuhan ekonomi suatu negara, baik di negara maju maupun berkembang. Pertumbuhan industri yang meningkat juga terjadi di sektor perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Merger dan literasi keuangan syariah terhadap minat menjadi nasabah Bank Syariah Indoensia pada Masyarakat Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling, dengan 55 responden yang merupakan nasabah terdaftar di Bank Syariah Indonesia. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan program SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis, merger dan literasi keuangan syariah secara parsial mempengaruhi minat menjadi nasabah di Bank Syariah Indoensia . Hasil penelitian menunjukkan nilai R² sebesar 0,876 (87,6%), yang berarti minat menjadi nasabah dipengaruhi oleh Merger dan literasi keuangan syariah sebesar 87,6%, sementara 12,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
