Implementasi Kurikulum Fiqh al-Bi'ah (Fikih Lingkungan) dalam Mengurangi Sampah Plastik di Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.1234/alilm.v5i1.143Keywords:
Fiqh al-Bi’ah; Pengelolaan Sampah; Pesantren; Ekoteologi; Pendidikan Lingkungan.Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya volume sampah plastik di lingkungan pesantren yang menjadi masalah ekologis serius. Pendekatan konvensional seringkali gagal membangun kesadaran berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum Fiqh al-Bi’ah dan dampaknya terhadap pengurangan sampah plastik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus di Pondok Pesantren Al-Imdad (nama samaran). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi neraca sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi kurikulum dilakukan melalui insersi materi ekologis dalam pengajian kitab kuning dan pembiasaan ibadah sosial; (2) Terjadi perubahan paradigma santri yang memandang membuang sampah plastik sebagai perbuatan dzalim (dosa); (3) Secara kuantitatif, volume sampah plastik menurun sebesar 66,5% dalam enam bulan. Kesimpulannya, pendekatan teologis melalui Fiqh al-Bi’ah lebih efektif dalam membentuk perilaku ramah lingkungan dibanding sekadar aturan administratif..
